Rabu, 08 Oktober 2014

Peluk Ayah, Nak..


Sini, Ka.. Ayah peluk..” Kata-kata itu selalu keluar dari mulut saya, kapanpun saya ingin peluk Arka. Kadang dia mau, langsung lari kearah saya, merentangkan tangannya dan memeluk erat saya, namun sering juga gak mau, apalagi sekarang udah besar, inginnya main terus sama teman-temannya dan gak mau dijeda dengan hal-hal gitu.

Perasaan ketika dipeluk erat oleh Arka sangatlah luar biasa, tak tergambarkan.

Arka, 2,5 tahun


Entah apa yang ada dipikiranmu ketika kamu peluk Ayah, namun kalau kamu mau tahu, Nak, perasaan ayah menjadi luar biasa ketika kamu peluk. Pikiran Ayah jadi tenang, lelah Ayah jadi hilang, senang datang, hal-hal positif datang dan memenuhi otak. Sungguh luar biasa.

Ketika Arka menangis, saya juga sering peluk dia, memastikan kalau ayahnya akan selalu ada untuk dia. Atau sebaliknya, saya sering peluk Arka untuk membuat diri saya sendiri baik-baik saja. Gayanya aja saya sok bijaksana yang bikin dia tenang, aslinya saya yang tenang karena sudah dia peluk dengan erat.



Ayah sayang sama Arka..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar